Latihan kata kerja

Latihan akhiran yang tidak dilafalkan dalam bahasa Prancis: kelompokkan kata berdasarkan bunyi yang kamu ucapkan

Kelompokkan akhiran kata bahasa Prancis menjadi vokal oral, vokal nasal, dan konsonan, lalu tulis petunjuk bunyi sederhana dalam frasa sehari-hari. Termasuk 18 soal latihan.

Ringkasan

Kelompokkan berdasarkan bunyi terakhir yang kamu ucapkan, bukan huruf terakhir yang kamu lihat. Dalam petit, huruf t terakhir tidak dilafalkan; dalam petite, kamu mendengarnya. Latihan ini menggunakan tiga kelompok: V untuk vokal oral, N untuk vokal nasal, dan C untuk konsonan.

Kuning gagasan yang perlu diingatBlue bahasa Prancis yang dipelajari

Koridor panjang yang sepi menuju ruangan besar dan terang di sebuah bangunan Prancis.
Interior nyata memberi konteks untuk le couloir est long. Ilustrasi: Atelier
Pelajari dahulu: tiga kelompok bunyi
KodeYang kamu dengarContoh
VVokal oral; udara keluar melalui mulut.joli → terakhir i
NVokal nasal; tidak ada bunyi n terpisah di akhir.bon → nasal on
CKonsonan akhir yang terdengar.grande → terakhir d

Baca kata sasaran dalam frasa yang ditampilkan. Kata sasaran berada sebelum jeda atau konsonan, sehingga kamu bisa berfokus pada akhirannya sendiri. Petunjuk bunyi merupakan label pembelajaran, bukan ejaan ulang bahasa Inggris: é berarti /e/, i berarti /i/, dan on berarti /ɔ̃/. Pada bagian kedua, tulis hanya petunjuk yang diminta.

Le couloir est long. La pièce est grande.

Koridornya panjang. Ruangannya besar.

Vokal nasal mengakhiri kata sifat pertama; bunyi d yang terdengar mengakhiri kata sifat kedua.

Empat benda dengan akhiran tertulis yang berbeda

1 · Tulis V, N, atau C untuk kata sasaran

  1. Le lit est joli. → joli : (Kelompokkan bunyi terakhir yang dilafalkan.)
  2. Ce canapé est bas. → bas : (Huruf s tidak dilafalkan.)
  3. Le salon est grand. → grand : (Pertahankan vokal nasalnya.)
  4. Le café est bon. → bon : (Jangan tambahkan bunyi n.)
  5. La chambre est petite. → petite : (Dengarkan bunyi t.)
  6. La porte est verte. → verte : (Huruf e tidak dilafalkan; bunyi t terdengar.)
  7. Le sac est lourd. → sac : (Huruf c terakhir dilafalkan.)
  8. Les enfants jouent dehors. → jouent : (Akhiran kata kerja -ent tidak dibunyikan.)
  9. Le placard est blanc. → blanc : (Huruf c terakhir tidak dilafalkan di sini.)
  10. Il est content. → content : (Akhiran -ent di sini mengandung vokal nasal, berbeda dengan akhiran kata kerja.)

2 · Tulis bunyi terakhir sebagai petunjuk sederhana

  1. Le lit est ici. → lit : (Tulis i, bukan it.)
  2. Le café est chaud. → café : (Tulis é untuk /e/.)
  3. Il faut parler doucement. → parler : (Infinitifnya berakhiran /e/.)
  4. Vous restez là. → restez : (Tulis petunjuk vokalnya.)
  5. La salle est grande. → grande : (Tulis konsonan terakhirnya.)
  6. La tasse est vide. → tasse : (Dua huruf s menghasilkan satu bunyi /s/.)
  7. Le salon est calme. → salon : (Tulis on untuk vokal nasal /ɔ̃/.)
  8. Elle est contente. → contente : (Tulis konsonan terakhirnya.)

Soal 1Tidak perlu akun
Pernyataan mana yang menjelaskan perbedaan grand dan grande?

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Hanya grande yang berakhir dengan bunyi d yang terdengar.. Huruf d terakhir tidak dilafalkan dalam grand dan dilafalkan dalam grande.

Soal 2Tidak perlu akun
Apa yang terjadi pada akhiran kata kerja dalam kalimat ini?Elles parlent doucement.

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Akhiran itu tidak menambahkan bunyi apa pun.. Akhiran kata kerja orang ketiga jamak -ent tidak dilafalkan dalam parlent.

Soal 3Tidak perlu akun
Apa yang bisa terjadi sebelum vokal dalam frasa lain?

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Konsonan liaison (penyambungan bunyi) dapat menjadi terdengar.. Frasa seperti petit ami dapat memunculkan bunyi t melalui liaison (penyambungan bunyi). Periksa seluruh frasanya.