Latihan kata kerja

Bahasa Prancis lisan tanpa ne: pahami, lalu pulihkan

Ubah je viens pas dan j’ai rien compris menjadi bahasa Prancis tulis yang cermat. Delapan transformasi kalimat, satu percakapan, dan cek makna singkat.

Ringkasan

Dalam percakapan sehari-hari, penutur Prancis sering menghilangkan ne: je ne viens pas menjadi je viens pas. Kata negatifnya tetap ada. Untuk bahasa Prancis tulis yang cermat, kembalikan ne atau n’ dan pertahankan makna asli: j’ai rien compris → je n’ai rien compris.

Kuning gagasan yang perlu diingatBlue bahasa Prancis yang dipelajariMerah perhatikan

Dua teman berbincang santai di samping meja dapur Prancis dengan cangkir kopi.
Percakapan sehari-hari memberi konteks bagi je viens pas. Ilustrasi: Atelier

Tulis ulang setiap kalimat percakapan secara lengkap. Pertahankan subjek, kala, dan kata negatifnya. Sertakan titik akhir. Pada bagian pertama, tambahkan ne sebelum kata kerja; pada bagian kedua, gunakan n’ sebelum vokal. Apostrof lurus maupun melengkung diterima.

1 · Tambahkan ne: pertahankan kata negatif

  1. Je viens pas ce soir. → (Tulis kalimat lengkap)
  2. Tu travailles jamais le dimanche. → (Tulis kalimat lengkap)
  3. Je le vois pas. → (Pertahankan kata ganti objek)
  4. Personne répond. → (Pertahankan personne sebagai subjek)

2 · Tambahkan n’: perhatikan kata kerja bantu

  1. J’ai pas compris. → (Tulis kalimat lengkap)
  2. J’ai rien compris. → (Pertahankan rien)
  3. Elle a vu personne. → (Pertahankan personne setelah vu)
  4. On est pas prêts. → (On mengacu pada sekelompok laki-laki)

Mengapa penutur bahasa Prancis menghilangkan ne?

Empat makna negatif
Bahasa Prancis percakapanBahasa Prancis tulis yang cermatMakna
Je viens pas.Je ne viens pas.Aku tidak datang.
Je viens jamais.Je ne viens jamais.Aku tidak pernah datang.
J’ai rien compris.Je n’ai rien compris.Aku tidak memahami apa pun.
J’ai vu personne.Je n’ai vu personne.Aku tidak melihat siapa pun.

Dalam kala majemuk, ne terletak sebelum kata kerja bantu: je n’ai. Pas dan rien terletak sebelum partisip lampau (participe passé) dalam contoh ini; personne terletak setelahnya. Dengan kata ganti objek, tulis je ne le vois pas: kata gantinya tetap di sebelah kata kerja.

Une consigne à répéter
  1. Léa

    Tu as compris la dernière question ?

    Kamu mengerti pertanyaan terakhir?

  2. Marc

    Non, j’ai pas compris. Tu peux répéter ?

    Tidak, aku tidak mengerti. Bisa diulangi?

  3. Léa

    Il faut écrire deux phrases.

    Kamu perlu menulis dua kalimat.

  4. Marc

    D’accord. Je savais pas combien il en fallait.

    Baik. Aku tidak tahu perlu berapa kalimat.

Marc mempertahankan makna negatif dengan pas. Dalam tulisan, jawabannya menjadi je n’ai pas compris dan je ne savais pas. Kamu bisa memahami jawaban santai sambil tetap memilih bentuk lengkap untuk surel atau latihan tertulis.

— Tu travailles encore ici ? — Non, je travaille plus ici depuis janvier.

“Kamu masih bekerja di sini?” “Tidak, aku sudah tidak bekerja di sini sejak Januari.”

Di sini encore, non, dan depuis janvier menegaskan makna “tidak lagi”. Bentuk lengkapnya Je ne travaille plus ici depuis janvier.

Perhatikan seluruh percakapan saat menemui plus: kata ini juga bisa berarti “lebih”. Frasa seperti je travaille plus perlu konteks. Untuk latihan ini, ikuti makna yang dinyatakan dan pulihkan ungkapan negatif yang sudah ada.

Soal 1Tidak perlu akun
Bentuk tulis cermat mana yang berarti “Aku tidak mengerti apa pun”?

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Je n’ai rien compris.. Rien mempertahankan makna “tidak ada”: je n’ai rien compris.

Soal 2Tidak perlu akun
Dalam percakapan tentang Januari, apa arti jawabannya?

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Ia berhenti bekerja di sini.. Encore menanyakan apakah ia masih bekerja di sini; non dan depuis janvier menyatakan berakhirnya situasi itu.

Soal 3Tidak perlu akun
Bentuk lengkap mana yang mempertahankan subjek dan makna Personne répond?

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Personne ne répond.. Personne berarti tidak seorang pun di sini. Tambahkan ne sebelum répond; pertahankan personne sebagai subjek.