Linimasa
Coco Chanel: kehidupan dalam delapan tanggal
Dari panti asuhan di Corrèze hingga rue Cambon: ikuti kehidupan Gabrielle Chanel dalam delapan tanggal, dengan bahasa Prancis sederhana, lalu urutkan kembali.
- B1
- 8 moments
- Permainan mengurutkan
- Pelajari ini di buku catatan B1 →
Ringkasan
Gabrielle 'Coco' Chanel (1883–1971) menghabiskan sebagian masa kecil di panti asuhan, membuka toko topi di Paris pada 1910, dan mengubah mode perempuan dengan pakaian jersey sederhana, parfum N°5 (1921), serta gaun hitam pendek (1926). Ia menutup rumah modenya pada 1939 dan kembali pada 1954.
Kuning gagasan yang perlu diingatBlue bahasa Prancis yang dipelajariMerah perhatikan

- 1883Gabrielle Chanel naît à Saumur, dans une famille pauvre.Gabrielle Chanel lahir di Saumur dalam keluarga miskin.
- 1895Après la mort de sa mère, elle grandit à l'orphelinat d'Aubazine.Setelah ibunya meninggal, ia dibesarkan di panti asuhan Aubazine.
- 1910Elle ouvre une boutique de chapeaux au 21, rue Cambon, à Paris.Ia membuka toko topi di 21 rue Cambon, Paris.
- 1913Elle ouvre une boutique à Deauville et vend des vêtements en jersey.Ia membuka toko di Deauville dan menjual pakaian jersey.
- 1921Elle lance le parfum N°5.Ia meluncurkan parfum N°5.
- 1926Le magazine Vogue présente sa petite robe noire.Majalah Vogue menampilkan gaun hitam pendeknya.
- 1939Elle ferme sa maison de couture au début de la guerre.Ia menutup rumah modenya pada awal perang.
- 1954À 71 ans, elle fait son retour avec une nouvelle collection.Pada usia 71, ia kembali dengan koleksi baru.
Kata-kata penting
| Bahasa Prancis | Terjemahan |
|---|---|
| une maison de couture | rumah mode |
| lancer (un parfum) | meluncurkan (parfum) |
| le jersey | jersey (kain rajut) |
| un orphelinat | panti asuhan |
| faire son retour | kembali berkiprah |
| la petite robe noire | gaun hitam pendek |
Chanel membebaskan perempuan dari korset dengan pakaian nyaman yang terinspirasi busana pria dan olahraga. Kehidupannya juga memiliki sisi gelap: ia melewati tahun-tahun perang di Ritz, Paris, dan hubungannya dengan pihak pendudukan tetap kontroversial. Ia meninggal di Ritz pada 1971; rumah mode yang didirikannya masih berkantor pusat di rue Cambon.
Elle a dit : « La mode se démode, le style jamais. »
Ia berkata: "Mode akan ketinggalan zaman, gaya tidak pernah."
En 1954, beaucoup de critiques n'aimaient pas son retour ; le public, si.
Pada 1954, banyak kritikus tidak menyukai kembalinya Chanel; publik menyukainya.