Metonimia atau sinekdoke dalam bahasa Prancis: kenali hubungannya
Bedakan metonimia Prancis dari sinekdoke melalui asosiasi dan hubungan bagian–keseluruhan. Tafsirkan contoh, bandingkan makna harfiah, dan jelaskan jawabanmu.
Ringkasan
Tanyakan hubungan benda yang disebut dengan yang dimaksud. Lire Balzac memakai pengarang untuk karyanya: asosiasi, atau metonimia. Trois voiles à l’horizon bisa memakai bagian untuk kapal layar: sinekdoke. Nyatakan hubungan dengan kata-kata sebelum memilih label.

Asosiasi atau cakupan?
La salle a applaudi.Ruangan itu bertepuk tangan.
Fokus: Metonimia: tempat mewakili orang yang menempatinya.
tempat → penghuni
La salle a applaudi les musiciens.
Penonton di ruangan bertepuk tangan untuk para musisi.
Trois voiles approchaient du port.Tiga layar mendekati pelabuhan.
Fokus: Sinekdoke: bagian yang terlihat mewakili seluruh kapal layar.
bagian → keseluruhan
Trois voiliers approchaient du port.
Tiga kapal layar mendekati pelabuhan.
Gunakan pembedaan yang lebih sempit di sini: métonymie untuk asosiasi seperti pengarang dan karya, synecdoque untuk cakupan seperti bagian dan keseluruhan. Sebagian klasifikasi menempatkan sinekdoke dalam keluarga metonimia yang lebih luas. Menyebut hubungan tepatnya menjaga kejelasan tafsir dalam berbagai klasifikasi itu.
| Bahasa Prancis dalam konteks | Makna yang dimaksud | Hubungan | Label di sini |
|---|---|---|---|
| Elle lit Balzac dans le train. | Dia membaca karya Balzac. | Pengarang → karya | Metonimia |
| Il a bu un verre après le repas. | Dia meminum isi gelas. | Wadah → isi | Metonimia |
| La mairie a répondu à notre lettre. | Pemerintah kota membalas. | Nama tempat / lembaga → orang yang bertindak mewakilinya | Metonimia |
| Cette revue réunit de grandes plumes. | Jurnal itu menghimpun penulis-penulis hebat. | Alat tulis → pengguna | Metonimia |
| Trois voiles entraient dans le port. | Tiga kapal layar sedang masuk. | Bagian fisik → seluruh kapal | Sinekdoke |
| Il cherche un toit pour la nuit. | Dia mencari tempat tinggal. | Bagian hunian → tempat berlindung secara utuh | Sinekdoke |
| Le troupeau compte vingt têtes. | Kawanan itu berisi dua puluh hewan. | Bagian tubuh → seluruh hewan | Sinekdoke |
Kata yang sama bisa bermakna harfiah
Le vent a déchiré trois voiles. Le bateau doit rester au port.
Angin merobek tiga layar. Kapalnya harus tetap di pelabuhan.
Di sini, layarnya sendiri yang rusak. Kalimatnya tidak memberi alasan untuk menggantinya dengan seluruh kapal.
Trois voiles se détachaient sur l’horizon. Une heure plus tard, les bateaux entraient au port.
Tiga layar tampak di cakrawala. Sejam kemudian, kapal-kapal memasuki pelabuhan.
Kalimat berikutnya mendukung pembacaan bagian untuk keseluruhan. Pengamat mula-mula melihat layarnya.
Begitu juga, elle a lavé le verre biasanya membahas gelasnya sendiri, sedangkan elle a bu un verre membahas isinya. Kata kerja membantu memilih makna. Kenali rujukan yang dimaksud dari seluruh kalimat dan kalimat sekitar; kata benda saja jarang menentukan majas.
Empat benda harfiah: jelaskan apa yang bisa diwakilinya
Temukan:
Jelaskan efeknya setelah hubungannya
Dans « trois voiles », une partie visible désigne les bateaux entiers. Cette synecdoque adopte le regard d’un observateur qui distingue d’abord les voiles au loin.
Dalam “tiga layar”, bagian yang terlihat menunjuk seluruh kapal. Sinekdoke ini memakai pandangan pengamat yang mula-mula mengenali layar di kejauhan.
Dans « de grandes plumes », l’instrument désigne les écrivains. Cette métonymie les présente à travers leur activité et valorise ici leur talent.
Dalam “pena-pena hebat”, alat menunjuk penulis. Metonimia ini menyajikan mereka melalui kegiatannya dan di sini memuji bakatnya.
Pena bulu adalah alat yang digunakan penulis, jadi hubungannya asosiasi, bukan bagian fisik penulis. Itulah sebabnya de grandes plumes masuk kolom metonimia di sini. Bandingkan vingt têtes untuk dua puluh hewan: kepala adalah bagian fisik setiap hewan.
Apa perbedaan metonimia, sinekdoke, dan metafora?
Au travail, Paul est un renard : il trouve toujours le moyen d’éviter les pièges.
Di tempat kerja, Paul adalah rubah: selalu menemukan cara menghindari jebakan.
Gambaran ini didasarkan pada kemiripan kecerdikan yang dirasakan. Karena itu, ini metafora, bukan asosiasi atau penggantian bagian–keseluruhan.