Mitos atau fakta
Mitos atau fakta: aturan tata bahasa Prancis yang dipercaya pelajar
Apakah subjonctif (modus subjungtif) hanya untuk buku? Apakah kata sifat selalu setelah kata benda? Apakah on hanya berarti 'orang'? Nilai delapan anggapan tata bahasa dan lihat kebiasaan penutur asli.
- B1
- 8 claims
- Vrai ou faux ?
- Pelajari ini di buku catatan B1 →
Ringkasan
Beberapa 'aturan' yang diulang pelajar adalah mitos: subjonctif (modus subjungtif) dipakai dalam percakapan sehari-hari (il faut que tu viennes), on biasanya berarti 'kita', beberapa kata sifat mendahului kata benda, dan ne sering dihilangkan dalam tuturan. Sementara itu, passé simple memang terutama digunakan dalam tulisan.
Kuning gagasan yang perlu diingatBlue bahasa Prancis yang dipelajari

Vrai ou faux ? Putuskan sebelum melihat jawabannya.
Subjonctif (modus subjungtif) hanya digunakan dalam tulisan formal.
Il faut que tu viennes.
FauxFaux. Bentuk ini ada di mana-mana dalam tuturan setelah il faut que, je veux que, pour que: bahkan anak kecil berkata il faut que je fasse pipi.
Dalam percakapan, on biasanya berarti 'kita'.
On va au cinéma ce soir ?
VraiVrai. On y va ? = kita pergi? On sebagai 'orang pada umumnya' ada, tetapi 'kita' jauh lebih umum dalam tuturan.
Kata sifat bahasa Prancis selalu setelah kata benda.
une belle maison, un petit café
FauxFaux. Kata sifat pendek yang umum sering mendahului: beau, joli, petit, grand, bon, mauvais, jeune, vieux, nouveau.
Orang sering menghilangkan ne dalam negasi lisan.
Je sais pas.
VraiVrai. Je sais pas, c'est pas grave: menghilangkan ne wajar dalam tuturan santai. Pertahankan dalam tulisan dan tuturan formal.
passé simple digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Il alla au marché.
FauxFaux. Bentuk ini ada dalam novel, buku sejarah, dan dongeng. Dalam tuturan, pakai passé composé: il est allé au marché.
Vous bisa dipakai untuk satu orang.
Vous êtes Madame Leroy ?
VraiVrai. Vous merupakan bentuk jamak sekaligus bentuk tunggal sopan. Kata kerja tetap jamak; kata sifat memiliki kesesuaian dengan orang sebenarnya: vous êtes prête, Madame ?
Setiap kata benda berakhiran -e bersifat feminin.
le musée, le lycée, le problème
FauxFaux. Banyak pengecualian: le musée, le lycée, le problème, le silence, le groupe, le modèle.
Si + kala mendatang (si j'aurai) salah.
Si j'ai le temps, je viendrai.
VraiVrai. Setelah si yang menyatakan 'syarat', pakai kala kini, bukan kala mendatang: si j'ai le temps, bukan si j'aurai.
Hal yang perlu diingat
Buku tata bahasa menyederhanakan, dan itu berguna pada awalnya. Namun, dengarkan percakapan: kamu akan mendengar on untuk 'kita', subjonctif (modus subjungtif) di setiap dapur, dan ne yang hilang. Pelajari aturan tertulis, lalu amati kenyataan lisan.
On se voit demain ? — Ouais, il faut que je finisse un truc avant.
Sampai besok? — Ya, aku perlu menyelesaikan sesuatu dulu.
- Nous allons au ciné ? (casual)On va au ciné ?
On terdengar alami dalam percakapan.
- Si je serai libre…Si je suis libre…
Kala kini setelah si.