Kesalahan umum

J’ai failli tomber: “hampir” bahasa Prancis dan empat kekeliruan umum

J’ai failli berarti “aku hampir”, bukan “aku gagal”. Ikuti kejadian yang nyaris terjadi, bandingkan hasil sebenarnya, dan periksa failli + infinitif dalam tiga soal.

Ringkasan

J’ai failli + infinitif berarti “aku hampir” atau “aku nyaris”: J’ai failli tomber (aku nyaris jatuh). Gunakan avoir untuk ai failli, lalu sebutkan kejadian yang nyaris terjadi dengan infinitif.

Kuning gagasan yang perlu diingatBlue bahasa Prancis yang dipelajariMerah perhatikan

  • J’ai failli tomber.Aku gagal jatuhAku nyaris jatuh.

    J’ai failli tomber, mais je me suis rattrapé.Aku nyaris jatuh, tetapi berhasil menahan diri.

    Kejatuhan itu hampir terjadi. Untuk melaporkan benar-benar jatuh, penutur laki-laki mengatakan Je suis tombé. Penutur perempuan mengatakan Je suis tombée.

  • J’ai failli rater le train.Aku ketinggalan keretaAku nyaris ketinggalan kereta.

    J’ai failli rater le train, mais je suis monté juste à temps.Aku nyaris ketinggalan kereta, tetapi berhasil naik tepat waktu.

    Hasil tambahan memperjelas bahwa penutur berhasil naik. J’ai raté le train menyatakan bahwa ia ketinggalan kereta.

  • J’ai failli oublier mon billet.Aku lupa tiketkuAku hampir lupa tiketku.

    J’ai failli oublier mon billet. Heureusement, Léa me l’a rappelé.Aku hampir lupa tiketku. Untungnya, Léa mengingatkanku.

    Oublier tetap berbentuk infinitif. Untuk tiket yang benar-benar terlupakan, katakan J’ai oublié mon billet.

  • J’ai failli ouvrir le fichier.Aku gagal membuka berkasAku hampir membuka berkas.

    J’ai failli ouvrir le mauvais fichier, mais j’ai vu son nom à temps.Aku hampir membuka berkas yang salah, tetapi sempat melihat namanya.

    Untuk upaya yang gagal, katakan Je n’ai pas réussi à ouvrir le fichier. Kalimat itu melaporkan kegagalan membuka.

Keberangkatan terburu-buru

Juste à temps
  1. Léa

    Tu as pris le train ?

    Kamu sempat naik kereta?

  2. Samir

    Oui, mais j’ai failli le rater. Je cherchais mon portefeuille.

    Ya, tetapi nyaris ketinggalan. Aku sedang mencari dompet.

  3. Léa

    Et ton billet ?

    Lalu tiketmu?

  4. Samir

    Il était dans ma poche. J’ai aussi failli partir sans ma valise !

    Ada di sakuku. Aku juga hampir berangkat tanpa koper!

  5. Léa

    Heureusement que tu as tout retrouvé.

    Untung kamu menemukan semuanya.

Empat benda saat keberangkatan

Bagaimana mengatakan “hampir” dengan avoir failli?

Kata kerja bantu berubah sesuai subjek
SubjekKejadian yang nyaris terjadiTerjemahan
jej’ai failli oublieraku hampir lupa
elleelle a failli tomberia nyaris jatuh
nousnous avons failli partirkami hampir pergi
elleselles ont failli riremereka nyaris tertawa

Pertahankan failli tanpa perubahan dengan subjek-subjek ini. Tindakan berikutnya berbentuk infinitif: tomber, partir, rire. Ejaan tombé digunakan dalam konstruksi berbeda, seperti il est tombé.

J’ai failli ne pas te reconnaître, puis j’ai entendu ta voix.

Aku hampir tidak mengenalimu, lalu mendengar suaramu.

Kejadian yang nyaris terjadi adalah seluruh frasa ne pas te reconnaître. Di sini penutur akhirnya mengenali orang itu.

Apa yang hampir terjadi?

Soal 1Tidak perlu akun
Pilih bentuk tindakan yang benar.Elle a failli ___ son carnet.

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

oublier. Setelah a failli, gunakan infinitif oublier. Failli sudah menjadi partisip dalam kata kerja majemuk.

Soal 2Tidak perlu akun
Kalimat mana yang melaporkan upaya gagal membuka berkas?

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Je n’ai pas réussi à ouvrir le fichier.. Ne pas réussir à melaporkan kegagalan. Faillir + infinitif menggambarkan tindakan yang hampir dilakukan.

Soal 3Tidak perlu akun
Apa yang akhirnya terjadi?J’ai failli rater le train, mais je suis monté à temps.

Pilih satu jawaban.

Jawaban dan penjelasan

Penutur berhasil naik kereta.. Klausa kedua menyatakan penutur naik tepat waktu. Kejadian yang nyaris terjadi adalah ketinggalan kereta.