Kesalahan umum
Un enfant adorable: tempat liaison (penyambungan bunyi) bahasa Prancis berhenti
Bandingkan un enfant adorable dengan petit enfant. Temukan batas setelah kata benda tunggal, hindari tambahan t, dan pertahankan konsonan yang memang dilafalkan pada livre atau table.
- B1
- 4 corrections
- Contoh dan perbaikan
- Pelajari ini di buku catatan B1 →
Ringkasan
Dalam percakapan biasa, biarkan t terakhir pada enfant tidak terucap sebelum adorable: un enfant adorable. Pada petit enfant, kata sifat mendahului kata benda dan memunculkan bunyi penghubung /t/. Hubungan tata bahasanya menunjukkan batas mana yang bisa disambungkan.
Kuning gagasan yang perlu diingatBlue bahasa Prancis yang dipelajari

| Pasangan | Hubungan | Bunyi pada batas antarkata |
|---|---|---|
| un enfant | penentu + kata benda | bunyi penghubung /n/ |
| petit enfant | kata sifat sebelum kata benda | bunyi penghubung /t/ |
| enfant adorable | kata benda tunggal + kata sifat | tanpa bunyi penghubung /t/ |
| étudiant arrive | kata benda tunggal + kata kerja | tanpa bunyi penghubung /t/ |
- un enfant adorableMenambahkan /t/ setelah kata benda tunggalBiarkan t terakhir pada kata benda tidak terucap
C’est un enfant adorable.Dia anak yang menggemaskan.
Un enfant memiliki liaison (penyambungan bunyi) /n/ tersendiri. Lalu, beralihlah dari vokal sengau di akhir enfant ke vokal pada adorable. Ucapkan frasanya dengan lancar; kamu boleh memberi jeda.
- un étudiant arriveMemperlakukan subjek kata benda seperti kata ganti jamakBiarkan t terakhir pada étudiant tidak terucap
Un étudiant arrive demain.Seorang mahasiswa akan tiba besok.
Subjek berupa kata benda tunggal tidak memunculkan liaison (penyambungan bunyi) di sini. Bandingkan dengan ils arrivent: subjeknya berupa kata ganti, yang memiliki pola sambungan bunyi berbeda.
- une table ancienneMenghilangkan /l/ terakhir pada kata benda yang seharusnya dilafalkanPertahankan konsonan yang memang ada dalam kata
Cette table ancienne est solide.Meja tua ini kokoh.
Table dilafalkan /tabl/. Bunyi /l/ tetap ada meskipun katanya diucapkan sendiri. Pemindahan konsonan itu ke suku kata berikutnya disebut enchaînement.
- un livre intéressantMenambahkan konsonan baru setelah kata bendaGunakan konsonan yang memang dilafalkan
J’ai lu un livre intéressant.Aku membaca buku yang menarik.
Livre berakhir dengan bunyi /vʁ/ yang dilafalkan. Bunyi-bunyi itu dapat tersambung ke intéressant. Sambungan yang lancar ini berasal dari bunyi yang memang ada dalam kata tersebut.
Sebelum atau sesudah kata benda?
Un petit enfant. Un enfant adorable.
Seorang anak kecil. Seorang anak yang menggemaskan.
Pada frasa pertama, petit memunculkan /t/ sebelum kata bendanya. Pada frasa kedua, kata benda tunggal enfant tetap tanpa /t/ di akhir.
Frasa yang diucapkan lancar dapat memuat beberapa jenis sambungan bunyi. Un enfant adorable memiliki /n/ setelah un dan tidak memiliki /t/ setelah enfant. Vous êtes ici memiliki /z/ setelah vous serta /t/ yang memang ada pada êtes sebelum ici. Sebutkan kedua kata yang tepat setiap kali kamu menjelaskan suatu bunyi.